SINERGITAS 01&02 MKKS SMP KOTA BIMA LAHIRKAN PROGRAM SUPERVISI SILANG ANTAR SEKOLAH

KOTA BIMA – Sebuah terobosan baru dalam dunia pendidikan Kota Bima muncul dari kolaborasi apik antara Ketua dan Wakil Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP. Melalui sinergitas yang kuat, mereka melahirkan program Supervisi Silang Antar Sekolah. Inisiatif ini digagas oleh Wakil Ketua MKKS SMP Kota Bima, Suhardin, S.Pd., M.M., yang juga menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 10 Kota Bima, dan mendapat sambutan positif dari Ketua MKKS, Abdi, S.Pd., yang merupakan Kepala SMP Negeri 5 Kota Bima.
Apa itu Supervisi Silang dan Manfaatnya?
Supervisi Silang adalah sebuah sistem di mana kepala sekolah dan guru dari satu sekolah secara bergantian melakukan supervisi atau observasi pembelajaran di sekolah lain dalam lingkup MKKS. Ini berbeda dengan supervisi internal yang biasanya dilakukan oleh kepala sekolah di institusinya sendiri. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan manajerial secara kolektif.
Latar belakang munculnya ide ini adalah adanya kebutuhan untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh SMP di Kota Bima. Selama ini, tantangan seringkali datang dari variasi tingkat kompetensi guru dan kepala sekolah antar sekolah yang berbeda. Dengan supervisi silang, terjadi pertukaran pengalaman dan praktik terbaik yang dapat menjadi solusi efektif.
Manfaat utama dari program ini meliputi:
* Peningkatan Mutu Guru dan Kepala Sekolah: Guru dan kepala sekolah mendapatkan perspektif baru dan wawasan dari rekan sejawat yang berbeda latar belakang.
* Kolaborasi yang Lebih Kuat: Membangun iklim kolaboratif di antara sekolah-sekolah, memecah sekat-sekat institusional.
* Identifikasi Kelemahan dan Kekuatan: Membantu mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, sekaligus menemukan praktik-praktik baik yang dapat direplikasi.
Kolaborasi Ide Cemerlang
Menurut Ketua MKKS SMP Kota Bima, Abdi, S.Pd., ide cemerlang dari wakilnya, Suhardin, S.Pd., M.M., akan dikolaborasikan dengan program magang kepala sekolah. Konsepnya, setiap kepala sekolah yang melakukan supervisi silang akan sekaligus memiliki kesempatan untuk "magang" di sekolah lain, mendalami manajemen dan budaya kerja yang berbeda. Ini akan menciptakan sinergi antara teori (supervisi) dan praktik (magang), yang diharapkan dapat mempercepat peningkatan kompetensi manajerial kepala sekolah. Program ini rencananya akan segera disosialisasikan dan diimplementasikan pada semester mendatang.